Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

GALAU

H-2 dan aku masih terbayang-bayang dengan pikiran ini. Ragu, gelisa, bingung. Haruskah? Bisakah? Bolehkah? Pertanyaan-pertanyaan ini yang membuatku terus terbayang bayang mimpi buruk.  Mengapa harus selambat ini? mengapa baru sekarang? Apa ini suatu kesalahan? Apa ini akan menunjukkan kalau aku tidak mensyukuri apa yang kumiliki? Tapi mengapa? Aah.. tak kusangka semuanya akan serumit ini. Disaat seperti ini rasanya aku ingin melupaka kalau aku membuat masalah semakin rumit. Aku ingin sekali seseorang berkata “semangat, aku yakin kamu bisa!!” tapi itu hanya akan jadi angan angan saja.         Disaat seperti ini, ketika seharusnya aku menemukan penyelesaian tentang masalahku, kepalaku melah terisi bayangan lain. Tak kusangka walau sudah kucoba untuk tak memikirkan hal yang tak penting untukku tapi tetap saja, rasanya aku ingin tau segalanya. Apa dia juga akan mengikuti tes itu? Dimana ia akan mendaftar? Dimana tempat tesnya? Tapi bukan kah dia s...

hidup :)

Banyak hal dalam hidupku sebenarnya berarti, namun aku tak memerhatikannya. Aku terlalu fokus pada masa-masa indahku dulu sehingg lupa kalau aku punya masaku yang sekarang. Aku terlalu sibuk berfikir tentang orang-orang yang ada di masa laluku, sampai aku lupa teman-teman disekitarku saat ini. Satu tahun sudah berlalu tapi aku mesih hidup tanpa hati disini. Hatiku tertinggal jauh di tempat yang dulu aku pernah berada disana. Mungkin beberapa orang teman sudah menyadari itu. Tapi aku terlalu lambat untuk menyadarinya sehingga aku tak tau bagaimana caranya mengembalikan hati itu ke tempatnya hingga ia bisa mendampingi jasadku saat ini. aku benar- benar sedang terpuruk hampir putus asa. Aku melangkah, menjelajahi tempat-tempat indah di makasar berkali-kali, tapi pikiranku, selalu kembali di kaki gunung ciremai. Aku berjalan-jalan bersama teman kampus, berfoto bersama, tapi hatiku tetap berada bersama kawan-kawan lamaku. Aku menjejakkan kaki dipasir pantai tapi aku merasa sedang mengi...

Bertemu Kembali

Gambar
‘Bahagia itu sederhana’. Apa itu bahagia? Banyak definisi dari bahagia, tergantung dari sudut mana kau memandangnya. Bahagia bisa jadi berarti ketika kau bisa tertawa lepas, ketika kau bisa bersama orang-orang yang kau sayangi, dan juga bisa berarti ketika kau hanya ingin bertiak ‘AKU BAHAGIA’. Malam ini sungguh malam yang sangat membahagiakan untukku. Ketika aku bisa kembali bertemu dengan kawan-kawan SD setelah selama tujuh tahun masa-masa itu berlalu.         ‘Teman lama semakin lama akan semakin special’. Rasa-rasanya kata-kata ini tidak keliru. Bahkan ketika lama tak berjumpa pun, teman akan selalu menjadi teman. Tujuh tahun bukan waktu yang sebentar. Mungkin aku lupa namamu, tapi aku ingat wajah itu pernah menemaniku untuk tertawa. Trima kasih kawan. Malam ini satu lagi kawan kita melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya ‘rumah tangga’. Siapa lagi ya yang akan menyusul selanjutnya. Wahyuni R & A N Basit mungkin? Hahahah. Yang past...