GALAU
H-2 dan aku masih terbayang-bayang dengan pikiran ini. Ragu, gelisa, bingung. Haruskah? Bisakah? Bolehkah? Pertanyaan-pertanyaan ini yang membuatku terus terbayang bayang mimpi buruk. Mengapa harus selambat ini? mengapa baru sekarang? Apa ini suatu kesalahan? Apa ini akan menunjukkan kalau aku tidak mensyukuri apa yang kumiliki? Tapi mengapa? Aah.. tak kusangka semuanya akan serumit ini. Disaat seperti ini rasanya aku ingin melupaka kalau aku membuat masalah semakin rumit. Aku ingin sekali seseorang berkata “semangat, aku yakin kamu bisa!!” tapi itu hanya akan jadi angan angan saja. Disaat seperti ini, ketika seharusnya aku menemukan penyelesaian tentang masalahku, kepalaku melah terisi bayangan lain. Tak kusangka walau sudah kucoba untuk tak memikirkan hal yang tak penting untukku tapi tetap saja, rasanya aku ingin tau segalanya. Apa dia juga akan mengikuti tes itu? Dimana ia akan mendaftar? Dimana tempat tesnya? Tapi bukan kah dia s...