RINDUKU MALAM INI DUA TAHUN SILAM..

Malam ini mataku tak ingin terpejam, ada banyak ide memenuhi otakku. Aku harus segera meluapkannya sebelum semuanya termakan waktu. Malam ini adalah malam pertama PERISAI ke 3. Kalau ini malam perisai bukankah seharusnya disana anak-anak panitia masih sedang sibuk dengan acara esok hari? Ya begitulah yang aku ingat tentang kita dua thun lalu. Ingatan itu begitu kuatnya, sampai kerinduan dihati ini rasanya sulit lagi untuk dibendung. Malam ini akan ku biarkan kau tau, betapa rindunya aku pada hari ini, dua tahun silam.
        Malam ini aku berdiri di bawah tenda tenda biru yang berlapis kain warna warni, pelangi nusantara katanya. Malam ini kulihat mereka dengan senyum-senyum indah di wajahnya. Senyum yang menunjukkan rasa bangga dengan apa yang telah mereka lakukan. Senyum-senyum itu, dua tahun silam pun pernah menemaniku dan kawan-kawanku di tempat ini, Pondokku.
        Ku lihat peluh itu membasahi wajahmu. Namun wajah itu tak menandakan kau lelah. Itu karna kau amat bahagia. Sama seperti kami dulu. Kebahagiaan itu bahkan membuat kami lupa, “jam berpa ini?”. Kau terduduk di kursi itu, kau teramat lelah mungkin. Namun matamu masih cearah berbinar menatap hasil karyamu di depan mata. Dua tahun yang lalu pun ada kursi-kursi  yang menemani kami. Kursi-kursi yang menyaksikakan malam itu, dua tahun silam, ketika kami tertawa bahagia, sedang pelu mengucur deras, namun tangan masih bermain dengan apa yang bisa dikerjakannya.
        Kau lihat beberapa kawanmu datang menghampirimu, kau sapa mereka dengan hangat, lalu kau tegapkan badanmu kembali dan mengerjakannya lagi. Kuyakin kau teramat lelah sekarang, kegiatan pagi hari ini sudah cukup mengambil tenaga mu. Dua tahun silam pun aku merasakan hal yang sama. Ketika lelah menghinggapi namun semangat dapat meniadakannya. Aku dan kawan-kawanku masih terus mengerjakan dekorasi panggung agar lebih menawan.
        Setelah beberapa jam lagi beralu, kau kembali menatap kearah kursi itu. Temanmu sudah terbaring disana, mmbagi lelahnya pada kursi yang juga seharian ini telah menemanimu. Dan kau tersenyum. Senyuman itu mengingatkanku akan dua tahun silam, ketika aku memutar kepalaku kearah kursi dan kutemukan kawanku sedang tertidur lelapnya. Akupun tersenyum.
        Semangat membara, canda tawa masih menemani malam ini bukan? Ya aku masih merasakannya. Merasakan irama tawa yang mengingatkanku akan dua tahun silam, saat kulihat kawan-kawanku masih semangat dengan apa yang mereka lakukan. Kami tertawa dengan gurauan kecil yang kami buat. Malam ini, ketika kau mencoba memejamkan matamu, akan kau temukan mimpi indah untuk esok harimu yang lebih cerah. Dan ketika aku memejamkan mataku untuk malam ini, aku bisa memeluk erat kenangan-kengan itu, kenangan tentang PRISAI dua tahun yang lalu.

Salam Rindu
Nurul
2015
 Dua tahun yang lalu 2013



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

GALAU

organisasi dan mager

hidup :)